2. Psikotes Karyawan

Karyawan dalam sebuah perusahaan merupakan aset yang sangat penting dan menentukan maju atau mundurnya suatu perusahaan. Oleh sebab itu, melakukan psikotes ketika menerima calon karyawan merupakan hal penting dan wajib dilaksanakan, agar tidak keliru dalam menjalankan roda organisasi menuju kesuksesan yang diharapkan.

Merekrut dan menyeleksi calon karyawan bukan hanya dengan wawancara dan tes tes sederhana, tetapi pelaksanaan psikotes harus dilakukan secara benar.  Tes psikologi mengungkap kondisi individu secara akurat.

Memosisikan karyawan secara tidak tepat berakibat lambatnya proses pekerjaan. Hal tersebut kemungkinan karena bakat dan minat serta kemampuan karyawan yang diterima tidak sesuai dengan potensi yang dimilikinya. Sebagai contoh misalnya, memosisikan karyawan yang cerdas secara logikal matematikal pada jabatan marketing, tetapi lemah dalam kemampuan berkomunikasi dan menjalin hubungan sosial, adalah kesahan yang sangat fatal. Sasaran yang akan dicapai akan sangat lambat diperoleh. Untuk itu perusahaan harus memberikan pelatihan secara intensif kepada karyawan dan harus secara berulang memberikan arahan dan bimbingan. Selain itu, pimpinan juga harus selalu melakukan check and recheck serta pengawasan.

Dengan memberikan psikotes kepada calon karyawan atau asesmen untuk karyawan yang akan dipromosikan, dapat meringankan tugas manager HRD. Evaluasi psikologi mengungkap kondisi kandidat secara detail dan akurat, karena instrumen yang digunakan adalah yang sudah baku dan juga digunakan secara internasional. Instrumen (alat ukur) tersebut sudah melalui penelitian selama puluhan tahun oleh para pakar psikologi Amerika.

Mari percayakan rekrutmen calon karyawan dan asesmen karyawan dalam perusahaan Anda kepada kami. Hasil psikotes akan menjelaskan posisi yang sesuai untuk masing-masing kandidat sesuai dengan potensi masing-masing individu.

Best Regards

Tim Eminent Study Indonesia

 

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *